ikannila.com
The most informative place on Fish Farming. Thanks for dropping by.

Home | About Us | Kontak Produk

Keuntungan Dan Kerugian Pembesaran Ikan
Dengan Kolam Terbuka Dan Jaring Apung

Memelihara ikan dapat dilakukan dua cara: pertama kolam terbuka yang kita sering lihat seperti kolam tanah dengan berbagai ukuran luas. Cara kedua metode jaring apung umumnya dilakukan pada danau dan rawa dan ada juga di pesisir pantai.

Masing-masing cara pemeliharaan dan pembesaran khusunya ikan nila memiliki keuntungan dan kerugian. Beberapa pemikiran disini dapat dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada di masing tempat budidaya ikan nila.

Metode Kolam Terbuka

Memelihara ikannila dengan cara kolam terbuka memberi tantangan tersendiri sekaligus memberi anda dua hal berikut:

Keuntungan memelihara nila pada kolam terbuka;

-         Mudah dipelihara,dilepas begitu saja tanpa membagi jenjang dan tingkatan ikan.

-         Tidak membutuhkan makanan tambahan untuk induk betina dan anak ikan atau bibit ikan.

-         Pembibitan ikan terjadi dengan alami tanpa penanganan khusus induk jantan dan betina sehingga terjadi perkawinan massal dan bibit ikan yang bervariasi dalam jumlah yang banyak.

-         Pemberian pakan ikan tidak perlu membagi ukuran dan tingkatan ikan, semua disama-ratakan bentuk pakan yang diberikan pada ikan.

-         Biaya pemeliharaan kolam lebih murah dibanding dengan system lain.

Kerugian memelihara nila pada kolam terbuka;

-         Ukuran bibit ikan atau anak ikan yang tidak sama.

-         Pemberian pakan yang tidak tertarget sehingga hanya ikan besar yang banyak makan dan ikan kecil tidak kebagian.

-         Pemberian pakan yang tidak sesuai mengakibatkan pemborosan pakan atau sebaliknya yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang lambat.

-         Jumlah bibit ikan dalam meter persegi lebih sedikit dibanding dengan system lain.

-         Penangkapan saat panen harus menurunkan volume air atau mengunakan jaring.

 

Metode Jaring Apung (Hapa)

Jaring apung atau net (semacam kelambu nyamuk) biasa digunakan didalam pembesaran ikan didanau atau waduk dan rawa. Jaring yang terbuat dari nylon ini cukup kuat dan tidak mudah sobek. Pembesaran nila di jaring apung umumnya mengunakan jaring berukuran 3*3*1 M3 hingga 9*9*2 M3. Pembuatan jaring apung adalah dengan mengikatkan jaring pada empat sudut tiang bamboo atau kayu. Dengan mengatur kedalam jaring sampai 0.5-1.5 meter dan sebagian jaring harus berada diatas permukaan air setinggi 30 Cm. gunakan pemberat pada paling bawah jaring yang terendam pada empat sudut.

Keuntungan pemeliharaan nila metode jaring apung;

-         Produksi ikan lebih tinggi dalam setiap meter persegi

-         Anak ikan atau bibit ikan lebih seragam.

-         Pembibitan ikan lebih mudah ditanggani baik induknya pada saat perkawinan, penetasan dan pemisahan bibit ikan.

-         Mudah dalam penangkapan saat akan panen.

-         Pembesaran ikan berjenjang dan teratur dalam waktu panen.

Kerugian metode jaring apung;

-         pengelolaan lebih rumit dan pengawasan yang lebih sering dilakukan.

-         Pemberian pakan yang harus teratur untuk setiap jaring yang berbeda jenis dan ukuran ikan.

-         Jaring bisa rusak bila cuaca buruk datang

-         Pemeliharaan lewat jaring mudah di ambil oleh pencuri.

-         Biaya pembuatan sistim jaring lebih mahal dari cara lain.

Tentu dengan mengenal untung dan rugi dalam membudidaya ikan akan lebih mudah menjalankan usaha. pemeliharaan nila cara terbuka dan cara apung menjadi pilihan yang kedua-duanya memberi keuntungan, membutuhkan ketelatenan dalam pengusahakan stok bibit nila dan pakan ikan nila menjadi prioritas utama dalam usaha nila . Dalam  mengatasi hal lain yang akan mungkin muncul, baca artikel berkait.

Artikel yang berhubungan dengan IKAN NILA:

> Sebelum Menjalankan Usaha Nila

> Mengenal Ikan Nila

> Kolam Ikan Nila

> Pemijahan, Pendederan, pembenihan Ikan Nila

> Cara Membuat Nila Jantan

> Pellet Buatan Sendiri Mantap

—> Bagaimana Membudidaya Ikan Nila

—>
Bagaimana Membuat Formula Pakan Ikan?

—> Kolam Terbuka dan Kolam Jaring Apung

—>
Membuat Pakan Ikan sendiri

—>
Ikan Tidak Mau Makan Pellet Buatan Sendiri

—>
Masalah Yang Timbul Dalam Pembuatan Pakan Ikan

—>
Perhitungan Keuntungan Usaha Pembenihan Nila

—>
Analisis keuntungan usaha pembesaran ikan nila

—>
Peluang Usaha Baru pada Budidaya Ikan

 
 

 Dapatkan Panduan
Dan Newsletter
Budidaya Ikan Dan Tips
Sukses.

Masukan Email Anda!

Name:
Email:

> Ubah kelamin dengan perendaman 17AMT

> Produksi nila jantan dengan hormon 17AMT

> Aquaculture Ikan Nila

> Sebelum Menjalankan Usaha Nila

> Mengenal Ikan Nila

> Kolam Ikan Nila

> Kolam Semen atau Tangki

> Pemijahan, Pendederan, pembenihan Ikan Nila

> Cara Membuat Nila Jantan

> Pellet Buatan Sendiri Mantap

> Bagaimana Membudidaya Ikan Nila

> Bagaimana Membuat Formula Pakan Ikan?

> Kolam Terbuka dan Kolam Jaring Apung

> Membuat Pakan Ikan sendiri

> Jumlah Pemberian Pakan Ikan Nila?

> Ikan Tidak Mau Makan Pellet Buatan Sendiri

> Masalah Yang Timbul Dalam Pembuatan
Pakan Ikan

> Perhitungan Keuntungan Usaha Pembenihan Nila

> Analisis keuntungan usaha pembesaran ikan nila

>
Peluang Usaha Baru pada Budidaya Ikan

NEWS

Teknik Fisika ITB Hasilkan Mesin Pelet Apung

BUDIDAYA IKAN NILA GIFT

produksi sangkal ikan nila

 

Copyright © 1998-2009 by www.ikannila.com